Luka adalah Ilmu ^^®
"๐ฐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐
๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐ฐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐, ๐๐๐
๐ฐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐ง๐๐ ๐กโ๐๐ก ๐ผ โ๐๐ฃ๐ ๐ก๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐
๐๐, ๐๐ ๐ผ ๐ค๐๐๐ ๐๐๐๐ฆ ๐๐๐๐๐๐ ๐ก๐ ๐บ๐๐ ๐๐ ๐๐๐ฆ ๐ค๐๐๐ ๐กโ๐๐ก ๐ผ'๐ ๐๐๐ก๐. ๐ฐ ๐
๐๐’๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐
๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ก ๐๐๐ ๐๐๐
, ๐๐๐ ๐ฐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ฎ๐๐
๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐. ๐ช๐๐' ๐ฐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐ฎ๐๐
๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐
, ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐ ๐๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ก ๐๐๐๐ ๐๐๐
๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐ฃ๐๐๐ฆ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐ฉ๐๐๐ ๐ถ๐ ๐ฎ๐๐๐
๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐ก๐๐ข๐ ๐ก๐๐ ๐ข๐ ๐ก๐ ๐ก๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฆ ๐๐ ๐๐ก ๐คโ๐๐โ ๐ค๐ ๐๐ข๐ ๐ก ๐๐๐ก ๐๐ข๐๐๐๐ ๐๐ก ๐๐๐ค๐, (๐๐๐ก๐กโ๐๐ค, 25 : 11 - 30), ๐ฑ๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ด๐๐ฆ๐กโ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐, ๐๐๐ ๐๐ '๐ป๐๐๐๐๐๐
๐๐ ๐ฏ๐๐ ๐๐๐
๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐' ๐๐ ๐๐๐๐๐
๐'๐ ๐๐ ๐๐๐
๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐."_^^®๐๐๐_
#weird_๐๐ข๐ก_๐๐ก'๐ _๐๐ :)
#Still_Learn #Correct_Me_if_I'm_Wrong
__Luka adalah Ilmu__
Luka menjadi ilmu...
Ilmu... dan luka...
"Apa pandanganmu tentang itu?
Luka, entah sayatan halus atau dalam, memberi perih pada tubuh.
Kulit yang terpisah karena benda tajam, atau terpukul benda tumpul—langsung terasa atau bahkan hanya menyentuh tanpa terlihat.
Baik lewat sentuhan fisik yang kasat mata maupun secara tidak langsung, luka tetap hadir, menyelusup ke dalam tanpa perlu berkata-kata.
_"Directe Sive Indirecte"_
(angsung atau tidak langsung)
Namun bukan sekadar kata yang berlalu tanpa jejak.
Bukan sekadar _"Verba Volant, Skripta Manent"_—kata-kata menguap, tulisan tetap.
Aku berharap tiap bait dan karya ini dapat tercatat, menjadi sesuatu yang tetap, permanen...
Luka terasa di kulit melalui indera peraba,
Namun ada luka lain—yang tak langsung terasa,
Yang direkam oleh pendengaran, masuk ke otak, mengalir ke hati kecil,
Memicu ekspresi tak terlihat dari dalam...
Jika anak-anak terluka, mereka merintih, bersuara, menangis.
Jika orang dewasa, mereka menahan.
Sakit tetap terasa,
Seakan terkena pisau atau pukulan yang tak terlihat,
Namun wajah tetap menunjuk seolah itu biasa.
---
__Menatap Awan,
Teringat Angan__
๐๐๐๐๐๐โ๐๐ก ๐๐ข๐ก๐โ ๐๐ค๐๐, ๐ ๐๐๐ก ๐๐ข ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐โ ๐๐ข๐๐ข๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ข ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ก๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก...
๐๐๐๐ข๐๐ ๐๐ข๐๐๐,
๐๐ข๐๐ข๐๐ - ๐๐๐๐ข๐๐ข๐๐, ๐๐๐๐๐
๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ข๐๐ข๐๐ ...
๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐โ ๐๐๐๐๐ โ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ก๐ข, ๐๐๐ ๐ ๐๐๐ข๐ ๐๐ข๐๐๐ ๐๐ ๐๐ขโ๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐
๐๐ ๐๐ก๐๐ ๐ ๐๐๐... ๐ ๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐ก ๐ก๐๐ ๐๐๐๐๐ข๐๐,
๐๐๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐ฆ๐๐ ๐๐๐ก๐ ๐ก๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐, ๐ ๐๐๐ก ๐ ๐๐๐๐๐ข๐๐๐ฆ๐...
๐ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐๐...
๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐๐ข ๐๐๐๐๐ข๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐, ๐ ๐๐๐๐๐ก๐ ๐ก๐๐๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ข๐๐ โ๐๐๐๐๐๐ข...
๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐ ๐๐ ๐ โ๐๐๐ฆ๐ ๐๐๐ข ๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐๐๐ โ๐๐ก๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ข ๐ก๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ข๐๐โ... ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ขโ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐ข๐๐โ - ๐ ๐ข๐๐โ...
๐๐๐๐ก ๐๐๐ข ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐ ๐๐๐๐๐ก๐,
๐ ๐๐๐ข๐ก๐๐๐ ๐๐๐ข ๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐ ๐ก๐๐๐ฆ๐
๐๐๐ โ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐ก๐ข ๐ ๐๐๐๐ข๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ก, ๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐ฆ๐...
"Akankah aku sampai pada tujuan?"
---
__Ilmu, Sepahamku...__
Banyak sepakat bahwa ilmu adalah pengetahuan.
Ilmu adalah segala yang ada di kepala, hasil belajar, juga bawaan dari lahir.
Ada dalam darah, dalam diri, dalam golongan,
Diajarkan oleh mereka yang terdahulu,
Tersimpan dalam benak, muncul dari alam bawah sadar,
Menjadi hasil olah pikir,
Menjadi karya—bukan sekadar apa yang dikunyah seperti makanan,
Tetapi apa yang dicerna oleh otak dan diolah oleh tangan.
Jika ilmu tertanam kuat,
Ia tidak akan hilang...
_Ilmu, Bukan Magis_
Ilmu.. Dari sepakat banyak pendapat; berkata bahwa artinya ialah pengetahuan..
Ilmu.. Segalah dikepala yang kau tahu, hasil belajar pun bawaan alam lahiria dari sananya sudah ada padamu dan semua lainnya, nan jadi bawaan darah pembeda golonganmu dan lainnya, kata petua orangtua, tua - tua, mereka terdahulu..
Nan tersimpan pada benak tersalur dari alam bawa sadar keluar dan nampak, dan hasilnya tersaji, apa yang dilihat merupakan hasil olah pikir, disajikan pikir dan tenagamu menjadi hasil apa nan banyak orang dapat lihat, jadi hasil karya.. dari apa nan pernah kau cerna sebelumnya, bukan makanan, pencernaan..
otak menyimpan.. tanganmu mengelola resapaan hasil pengamatan dari cernaan pikir, nalar, akal, jika berakar tertanam maka takkan hilang..
IMaksudku apa nan ada padamu.. Berfikir jernih, ku coba menalar kemana kataku ini mungkin mengarah.. Salah kaprah bisa berujung salah anggap membuat sebagian orang terkadang tak dianggap.. kala mendengar kata itu praduga sekian manusia kebanyakan mungkinlah pasti, masih berkutat seputar mitos dan mistis.. Bukan ku bicara najis soal hal - hal musyrik yang di anggap magis.. sarkas pandangan sempit jika kita masih beranggap demikian..Tak demikian..
tak lain maksudku pengalaman kemampuan caramu hidup, bertahan, dan menghasilkan..
Nantinya kemudian kan beriringan sejalan bersama dengan kiat usaha dan niat serta suara hati kecilmu kan jadi penuntun - penunjuk arah tuk ambil tindak terhadap apa nanti nan harus dibuat, dan kita jadikan itu semua berguna tuk peroleh nasi dan nasib tuk hidupi diri dan semua yang di sayang di sekitar..
Meniru.. Apa nan dilihat didengar disimak disimpannya.. Kelak ia kan temukan jalannya tuk jadi guna bagi si pribadi penggunaannya, karunia Tuhan dikutip dari injil dapat kita sebut talenta, hal umum barang lama..
Ilmu adalah alat untuk hidup,
Menjadi sesuatu yang berguna,
Menjadi jalan menuju rezeki dan keberlanjutan bagi diri,
Dan bagi mereka yang disayang di sekitar tuk saling menghidupi...
---
__Meniru dan Memahami__
Apa yang dilihat, didengar, dan disimpan,
Kelak akan menemukan jalannya sendiri.
Begitu juga cara belajar dunia—tidak akan sama antara satu manusia dengan lainnya.
Seiring waktu, semua terarah oleh pemahaman hati,
Dan oleh apa yang masuk ke dalam akal dan nalarmu.
__Manusia Baru & Dunia Baru__
Seorang anak yang baru belajar berdiri, berjalan,
Mengenal angka dan membaca di usia 10 tahun,
Tiba-tiba tersadar dan bertanya:
"Darimana manusia berasal?"
"Darimana dunia tercipta?"
"Mengapa ada sedih, senyum, tawa, lapar, dan gejolak emosi?"
"Mengapa hati merasakan banyak perasaan?"
Ruang baru bagi orang baru...
Setiap hal pertama terasa istimewa,
Perdana, dan berbeda.
Manusia baru...
Lahir beberapa hari, diajar berbicara,
Mengenal bahasa ibu,
Meniru suara ayah dan ibu,
Menjadi bagian dari dirinya,
Meskipun tetap unik identik, apa nan ada pada dirinya takan sama pada lainnya.
Tetap membawa identitas asalnya.
Lahir kita,
Dilengkapi dengan suara hati...
Sebagai pembeda dari mereka yang dipelihara,
Yang berwujud tak sama...
Kita adalah tuan atasnya—
Alam dan Lingkup.
---
__Seiring Waktu...__
Semua akan paham.
Ungkapan yang belum bisa diucapkan oleh hati ayah, ibu, dan saudara...
Ketika seorang anak memandang dengan tanda tanya di matanya...
Ayah dan ibu menjawab,
Memotong singkat semua pertanyaan:
"Jawabannya ada dalam rasa, akal, budi, dan hati kecil"
"Sederhana untuk dirasa, sulit untuk dijelaskan secara mendalam"
"Kau akan memahami seiring berjalan, saat tubuhmu tumbuh besar nantinya"
"Semua masih tanda tanya, karena akal sehatmu belum siap tuk mengerti"
"Kelak, kau akan mencermati sendiri..."_
---
Banyak orang berkata:
"Ilmu adalah hasil buah pikir... Sejak manusia diciptakan, jalannya sudah demikian. "Ilmu ada untuk dipelajari, untuk melengkapi diri, untuk dipakai di kemudian hari."
Hari ini, banyak mata mencoba berkata...
Mencoba mengartikan luka—
Bahwa luka yang tampak di tubuh,
Mungkin tak lebih dalam dibanding luka yang tak terlihat...
Luka yang memberi sayatan pada hati,
Yang meradang,
Meski tak kasat mata...
__Simpulanku, sepanjang Jalanku__
Setiap langkah adalah cerita,
Hidup bergerak tanpa henti,
Luka dan ilmu seiring nyata,
Menjadi tanda dalam diri.
Bagiku, itu semua adalah perjalanan...
Dan mengapa aku berkata:
__Luka adalah ilmu bagiku.. __
Ilmu yang mersap kurasa sejauh aku berjalan dari luka nan beri banyak pengalaman, jadi ilmu dan beriku simpul kata atas semua... Bahwa luka nan kubawa jadikan luka itu menjadi Ilmu
---
Komentar
Posting Komentar