WASPADA MENARA BABEL MODERN !!! By. Dolfin Kefi_ Kisah Menara Babel dalam Kejadian 11:1-9 sering kali dipahami sekedar cerita asal-usul keragaman bahasa. Tapi jika dibedah secara lebih dalam, narasi ini adalah sebuah kritik tajam terhadap ambisi kemanusiaan yang berpusat pada ego. Kata “Babel” berasal dari bahasa Ibrani Bฤแธel, yang berkaitan dengan kata kerja balal yang berarti “mengacaukan” atau “mencampurkan.” Ironisnya, manusia ingin membangun simbol persatuan tanpa Tuhan, tapi justru berakhir dalam kekacauan. Dosa selalu menjanjikan stabilitas semu, padahal ujungnya disintegrasi (perpecahan, kehancuran, atau keruntuhan). Ketika ditarik ke dalam konteks gereja kontemporer, "proyek Babel" ini sering kali mereplika dirinya dalam bentuk pelayanan altar, program gerejawi, dan megastruktur religius. Kita perlu waspada, jangan-jangan apa yang kita sebut sebagai "perluasan Kerajaan Allah" sebenarnya adalah pembangunan Menara Babel modern. Ada tiga motif utama dalam ...